Rabu, 17 September 2014

SANGGAR TARI DENINDRA (SATELIT NEWS)

Sanggar Tari Denindra Kunciran, Konsisten Kembangkan Tari Tradisional

F-Sanggar Denindra-PANE
Di tengah perkembangan jaman dan kemajuan seni tari modern, seni tari tradisional kian tergerus. Namun tidak demikian dengan Sanggar Tari Dendindra. Sanggar tari yang bermarkas di Komplek Kunciran Mas Permai, Jalan Belimbing D3.73, RT.02/05, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang itu sejak enam tahun lalu fokus mengajarkan segala jenis tarian tradisional asli Indonesia.
Sanggar yang didirikan sejak 4 Agustus 2006 ini memang belum banyak mendapatkan tempat di hati kalangan anak-anak muda dan remaja di Kota Tangerang. Namun, dengan predikatnya sebagai salah satu sanggar tari yang konsen terhadap pengembangan tari tradisional, kini jumlah muridnya puluhan orang dari berbagai daerah di sekitar Kunciran.
Orang di balik pengembangan sanggar ini adalah Emmawati Sunarsih (64). Pendiri sekaligus pemimpin sanggar, yang hampir separuh hidupnya diabdikan untuk mengembangkan seni tari tradisional.
“Sejak dulu saya sudah aktif sebagai pengurus sanggar tari di Jakarta . Namun, melihat seni tari di Kota Tangerang ini masih minim, ada keinginan saya untuk mengembangkannya di sini. Makanya, sejak 2006 saya buka sanggar ini,” katanya saat ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (27/4).
Dia berharap, dengan sanggar kecil di kediamannya ruh dari kesenian asli tanah air tetap bisa dilestarikan. “Saya juga heran, kenapa minat anak-anak muda dan remaja akan tari tradisional ini tidak banyak. Padahal, kalau dilihat dari luar sana, Kota Tangerang ini sangat potensial untuk dikembangkan tari tradisional, mengingat kulturnya yang terdiri dari banyak etnis. Dan masing-masing etnis masih memegang seni dan budayanya masing-masing,” singgungnya.
Demi pengembangan seni tari tradisional ini, tak tanggung-tanggung anak-anaknya didik ke sekolah khusus tari di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dia berharap, dengan menyekolahkan anaknya di IKJ, cita-citanya untuk bisa mengembangkan tari tradisonal bisa lebih cepat tersebar luas.
“Saya memang bukan penari, tapi saya sangat cinta akan tari. Khususnya tari tradisional seperti  tari Pendet, Jaipongan, Saman, Betawi, Minang, dan berbagai tari asli nusantara lainnya. Dan untuk mengejar cita-cita itu, sengaja pula saya sekolahkan anak saya di bidang tari agar bisa membantu saya mengembangkan tari di sanggar ini,” tutur wanita paruh baya asal Kutohardjo, Jawa Tengah ini.
Lantas sudahkan cita-citanya dan keteguhannya mendirikan sanggar tari ini menelurkan hasil? Belum, aku Emmawati. Dia berharap, ada dukungan penuh dari semua instrumen di Kota Tangerang ini.
“Saya masih yakin, bahwa dengan adanya dorongan dari semua pihak, bidang tari tradisional, yang juga kesenian asli Indonesia ini bisa maju di Kota Tangerang. Apa lagi, saluran-saluran pengembangan seni tradisional ini dibuka krannya oleh pemerintah, pencinta seni dan juga masyarakat luas. Saya masih memimpikan apapun kegiatan di Kota Tangerang ini mampu memunculkan penari-penari tradisional dari sanggarnya,” harapnya. (pane/made)

Minggu, 14 September 2014

Kami menerima berbagai event acara seni

Kami sebagai pelatih selain mengajar di Sanggar DENINDRA,mengajar juga di sekolah,untuk opening closing berbagai event,Louncing sebuah produk,bekerjasama untuk sebuah pementasan,Acara Nasional seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional,PON,HUT PROVINSI,dll.
Jika dari pembaca blog kami ingin bekerjasama dengan SANGGAR DENINDRA bisa menghubungi kami.....

Kebersamaan Sanggar DENINDRA

Di setiap acara pasti mempunyai arti tersendiri walaupun mungkin tarian yang kami bawakan sama.Ada saja cerita yang baru buat kami sebagai pelatih dan yang pasti murid Sanggar Denindra sendiri.Semua peristiwa itu kami jadikan pelajaran dan acuan untuk melangkah lebih maju pastinya....
Untuk saat ini kami memulai kembali ke masa itu masa dimana ada tawa ceria ada cerita ada kebersamaan yang selalu kami rindukan.Semoga dengan kebersamaan ini kami selalu bisa solid........mau punya cerita seru di berbagai event dengan kami??????yuks gabung di sanggar kami      ditunggu yaaa......

Foto-foto SANGGAR DENINDRA




Jumat, 05 September 2014

OPENING NEW CLASS

Hallo........
Kami akan membuka kelas baru kembali lhooooo.....
Daftar yuks.....
Bisa menghubungi 08128327999//08129008122



PENDIRI DENINDRA TELAH PERGI

Duka teramat dalam bagi kami ketika ibunda pergi menghadap Allah SWT......

Di bulan februari 2013 ibunda kami yang juga pendiri sanggar Denindra di panggil menghadap Allah SWT,sedih tak terkira pada saat itu.....berat pun dirasakan oleh kami, tetapi kami harus mengikhlaskan kepergian beliau Allah yang mempunyai kuasa dan Allah maha tau segalanya.....
Sanggar kami sempat off dengan waktu yang entah kapan kami bisa memulai kembali tanpa keberadaan ibunda kami.Kehilangan semangat sudah pasti.....karena memang berdirinya sanggar DENINDRA atas prakarsa beliau.Semangat yang tidak pernah hilang selalu diberikan kepada kami.Setelah melewati hari demi hari,bulan demi bulan banyak yang menanyakan sanggar kami,kapan bisa di buka kembali,banyak yang ingin mendaftar ternyata di luar sana....tidak semudah itu untuk memulai bagi kami banyak pertimbangan yang kami pikirkan......akhirnya tercetuslah dari kami bahwa kami akan memulai membuka sanggar DENINDRA kembali pada 07 SEPTEMBER 2014.
Kami memohon maaf karena off terlalu lama,semoga kami bisa memulai di saat yang tepat dan bisa mengobati kerinduan akan berlatih bersama kami.
Untuk ibunda kami tercinta tidak akan kami lupakan semua jasa dan semua yang telah diberikan kepada kami baik selaku pengajar atau pun murid sanggar DENINDRA......
Semoga beliau bisa tersenyum kembali di sana melihat kami berlatih untuk kemajuan anak didik kami dan demi melestarikan kebudayaan Indonesia secara berkelanjutan......

Lagu ini kami dedikasikan untuk Ibunda kami tercinta


                                           BUNDA                                        by:MELLY GOESLOW

  
kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih, belum ternoda...

Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang,
Tentang riwayatku...

Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang

Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Tak-kan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
T'lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan...

Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada dirimu                               
 Kan selalu ada di
Dalam hatiku...


                                                                     We miss u so much


Rabu, 18 April 2012

guru sangat senang ketika sang murid berhasil dengan pencapaian yang maksimal

SANGGAR DENINDRA tidak hanya mengajar untuk murid sanggar saja tetapi siapa pun yang ingin bisa dan ingin mengetahui apa itu seni tari.Kita tidak hanya menerima bayaran saja tetapi yang terpenting bagaimana kita bisa membuat orang yang ingin menari itu bisa bersungguh-sungguh untuk memulai.ada yang datang hanya sekedar mau tau terus berenti karena tidak serius,ada yang datang karena mereka memang ingin mendapatkan sesuatu dari pengalaman menari.bagi kami kalau hasil yang sudah didapat sudah bisa teraplikasi dengan baik sungguh kebahagiaan yang luar biasa.alhamdulillah bagi mereka yang mau dengar apa yang kami sarankan mendapatkan hasil yang sangat maksimal.
Sangat sulit sekali membangun semangat untuk menghargai cinta budaya sendiri.........memang harus bekerja keras dan harus kedua belah pihak.non sen kl hanya kita saja tapi dari hati si pelaku tidak ada keinginan untuk itu.
Sangat memalukan apabila kita bangsa indonesia sendiri tidak mengenal budayanya sendiri.....
lho itu tarian apa ya?dari daerah mana sih????ow ow ow.......


Buat siapa pun yang ingin bergabung dengan kami silahkan.kami membuka hati dengan lapang asalkan mau serius mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang sesuai anda harapkan.